Tidak ada hacking tanpa tools, itulah yang menjadi dasar pembahasan
kita kali ini. Setiap kegiatan manusia tidak pernah luput dari
penggunaan alat, termasuk hal sepele seperti hacking komputer.
Pemilihan
alat yang tepat menjadi dasar kita dalam beraksi, karena tidak
sembarang alat bisa digunakan. Kami akan membahas secara singkat
bagaimana kita bisa memilih perangkat untuk kegiatan wireless hacking.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan dan ketepatan wireless hacking:
1. Kecepatan akses data, makin cepat akses data maka makin cepat kita bisa menyelesaikan pekerjaan
2.
Jangkauan, jangkauan sangat mempengaruhi dalam kita menemukan client
lain di sekitar kita, wireless card yang baik memiliki jangkauan hingga
draft-N, jadi bila pada alat yang Anda beli masih tertulis 802.11a/b/g
tanpa n maka segeralah Anda mengurungkan niat untuk membeli alat
tersebut.
3. Pemilihan driver, alat yang bagus tidak ada gunanya
bila tidak disupport driver yang sesuai, gunakan driver yang cocok untuk
injeksi, karena injeksi merupakan syarat WAJIB untuk aktifitas ini.
Bila tidak dapat injeksi maka Anda tidak dapat bergerak lebih untuk
meng-capture internet traffic, cracking WPA password, dsb. Anda bisa
upgrade, downgrade, atau patching driver secara manual.
4.
Pemilihan system operasi, usahakan sistem operasi Anda sudah cocok untuk
hacking, missal : Backtrack, Blackbuntu, dsb dan usahakan LINUX based
yang ber-user interface tidak terlalu mencolok. Bila satu system operasi
tidak dapat digunakan maka pakailah yang lain yang cocok dengan
perangkat Anda. Tidak ada patokan Anda harus menggunakan system operasi “ini” sampai mati.
Secara
fisik hindari penggunaan alat yang terlalu mencolok, maksimal gunakan
wireless card seukuran flashdisk bila Anda beraksi di hotspot area.
Jangan memasang antena pada laptop Anda, karena hal itu akan memancing
kecurigaan orang sekitar.
Ciri-ciri wireless card yang support injeksi:
1. Biasanya wireless card dari atheros sudah memiliki fitur ini, Perangkat yang penulis gunakan adalah atheros AR9285, dalam referensi tersebut penulis memperolah informasi sebagai berikut :
Dalam
catatan disebutkan bahwa perangkat penulis didukung dengan driver ath9k
(Linux), bekerja baik untuk monitoring jaringan seperti mon0, injeksi ,
namun sensitifitasnya rendah (tidak terlalu jadi masalah, toh masih
bisa melakukan hacking). Anda bisa menggunakan alat lain dengan
sensitivitas lebih agar lebih banyak menangkap paket data. Secara
keseluruhan sudah oke bahkan pada Backtrack 4 bekerja dengan sempurna.
2. Mencari di google dengan keyword <tipe_perangkat_anda>(spasi)<injection>, misal ar9285 injection
3.
Mencoba secara manual dengan software aircrack. Gunakan aircrack linux
dan sebuah perangkat lain yang bisa wireless, tidak harus access point
secara fisik, namun bisa dengan adhoc yang disetting password WEP. Kalau
Anda berhasil membajak perangkat tersebut artinya wireless card,
driver, dan system operasi yang Anda gunakan sudah support injeksi
dengan baik.
Post a Comment